You are here

Libatkan Investor, Rumah Ilmu mulai recovery bisnis

Assalamu alaikum warahmatullah,

Bulan ini terasa sebagai bulan yang berat bagi Rumah Ilmu Indonesia sekaligus menantang. Bisnis yang tumbuh selama setahun terakhir ternyata belum diimbangi dengan kualitas tim dan SDM yang setara. Sehingga yang terasa seakan-akan masih one or two man single show. Saat orang-orang utama ini berhalangan karena sakit atau kendala lain, maka yang terganggu adalah seluruh entitas bisnis.

Lewat beberapa diskusi internal, disepakati untuk melibatkan investor pihak ketiga yang cukup kuat untuk masuk membantu memperkuat lini SDM ini. Tentu saja hal ini akan membuat wajah bisnis Rumah Ilmu Indonesia ke depan akan berubah. Satu hal yang coba dijaga untuk tidak berubah adalah visi awal Rumah Ilmu Indonesia di bidang edukasi, karena bisnis yang dibuat saat ini bukanlah bertujuan profit semata, tapi sebagai bahan bakar kegiatan Yayasan di bidang Pendidikan.

Pembicaraan masih terus berlanjut dengan beberapa pihak. Recovery layanan dilakukan bertahap. Pada bulan Juni, beberapa penyesuaian yang dikerjakan diharapkan sudah bisa diumumkan ke publik. Serta ditargetkan pada bulan Ramadhan ini, layanan Rumah Ilmu Indonesia sudah berada di bawah kendali tim baru yang lebih segar.

Satu hal yang disadari kemudian adalah upaya mengembalikan kepercayaan konsumen setelah recovery nanti selesai. Walaupun tidak akan mudah, tapi itulah resiko yang disadari untuk sebuah re-manajemen.

Fa inna ma'al usri yusron. Inna ma'al usri yusron

Semoga Allah mudahkan. Aamiin



2008 - 2013 Yayasan Rumah Ilmu Indonesia